Postingan

BENTUK 3 SILOGISME –CORAK DALAM BENTUK SILOGISME

  A.     A.  PENGERTIAN SILOGISME Silogisme adalah proses logis yang terdiri dari tiga bagian. Dua bagian pertama merupakan premis-premis atau pangkal tolak penalaran (deduktif) syllogistik. Sedangkan bagian ketiga merupakan perumusan hubungan yang terdapat antara kedua bagian pertama melalui pertolongan term penengah (M). bagian ketiga ini disebut juga kesimpulan yang berupa pengetahuan baru (konsekuens).[1] Dilihat dari bentuknya silogisme adalah contoh yang paling tegas dalam cara berpikir deduktif yakni mengambil kesimpulan khusus dari kesimpulan umum. Suatu premis adalah suatu pernyataan yang dirumuskan sedemikian rupa sehingga pernyataan tadi menegaskan atau menolak bahwa sesuatu itu benar atau tidak benar. Suatu premis dapat mengatakan suatu fakta, suatu generalisasi, atau sekedar suatu asumsi atau sesuatu yang spesifik. Contoh: 1. Semua makhluk mempunyai mata (premis mayor) 2. Si kacong adalah seorang makhluk hidup (premis minor) 3.  Jad...

BENTUK 1 SILOGISME –CORAK DALAM BENTUK SILOGISME

  A.     A.   Pengertian Silogisme Silogisme ialah suatu jenis penalaran deduksi secara tidak langsung. Silogisme juga sebuah penemuan terbesar dari ahli filsafat terkenal yaitu aristoteles.silogisme ialah suatu argument deduktif yang terdiri dari dua premis dan satu kesimpulan. Silogisme ialah setiap penyimpulan tidak langsung, yang dari dua proposisi (premis-premis) disimpulkan suatu proposisi baru (kesimpulan). Premis yang pertama dinamai premis umum (premis mayor) dan premis yang kedua dinamai premis khusus (premis minor). Kesimpulan itu berhubungan dekat sekali dengan premis-premis yang ada. Apabila premisnya benar maka kesimpulannya juga benar. B.      Unsur-Unsur Silogisme ·          Premis Mayor Ialah keputusan pertama, yang umumnya dinamai premis mayor. Premis memiliki arti kalimat yang dijadikan dasar penarikan kesimpulan. Premis mayor berarti pangkal pikir yang memuat term mayor dari silog...

BENTUK 1 SILOGISME –CORAK DALAM BENTUK SILOGISME

  A.     A.   Silogisme Kategorik 1.         Pengertian Silogisme kategorik adalah silogisme yang terdiri dari tiga proposisi kategoris, yaitu dua buah premis dan sebuah konklusi. Hubungan antara term-term tidak bersyarat. Silogisme kategoris merupakan proses menggabungkan tiga proposisi, dua menjadi dasar penyimpulan, satu menjadi kesimpulan..  Unsur-unsur penting yang terdapat dalam silogisme kategoris adalah : a. Tiga buah proposisi; premis mayor, premis minor dan konklusi b. Tiga buah term; term Subjek (S), term predikat (P) dan term antara (M) Premis mayor adalah premis yang didalamnya terdapat term predikat (P) yang akan diperbandingkan dengan term antara (M). sedangkan premis minor didalamnya terdapat term subjek (S) yang akan diperbandingkan dengan term antara (M). dan kesimpulan adalah kebenaran baru yang diperoleh melalui proses penelaran yang berdasarkan kesesuaian atau ketidaksesuaian antara term mayor (P)...